Pernah gak temen2 ngerasain pas lagi warnet yang walaupun sepi user tapi buat browsing ttp pelan, download juga pelan bgt… itu karena tiap bilik/room udah di batasi bitrate n bandwithnya… nah sekarang masalah itu sudah bisa teratasi… caranya :

1). Buka Browser Mozilla Firefox™

2). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:CONFIG

3). Cari string di bawah ini : ( pastikan semua srting dibawah “TRUE”)

contoh menggantingnya : NETWORK.HTTP.PIPELINING FALSE ==> klik kanan dan pilih “Toggle” NETWORK.HTTP.PIPELINING  TRUE

NETWORK.HTTP.PIPELINING.MAXREQUESTS  64

NETWORK.HTTP.PROXY.PIPELINING  TRUE

NETWORK.PROXY.SHARE_PROXY_SETTINGS FALSE <=== ini harus False

4). buat srting baru caranya : Klik Kiri 1X Dimana Saja, Klik Kanan NEW>>INTEGER

5). Ketik : NGLAYOUT.INITIALPAINT.DELAY Beri Nilai 0

6). Kemudian REFRESH atau Tekan F5

7). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:BLANK .

Klik Menu: Untuk OS Windows XP TOOLS>>OPTIONS>>WEB FEATURES Untuk OS Linux ( Vector ) EDIT >>  PREFERENCES Untuk Setting yang berbeda di beberapa OS EDIT >>ADVANCED

8). Pada Option : ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE Beri Tanda Check Box Untuk mengaktifkan 10).Kemudian Tekan OK Lalu REFRESH ( F5 )

11).Masuk Ke Link Ini : https://addons.mozilla.org/extensions/moreinfo.php?applicationfiltered=firefox&id=125 atau : https://addons.mozilla.org/extensions/moreinfo.php?id=125&applicationfiltered=firefox

12).Download Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4

13).Setelah Selesai Jangan Tekan Tombol UPDATE

14).Klik Tanda X (tutup)Yang Ada Di Pojok Kanan Atas Dari POP UP Window Yang Muncul

15).Tutup Semua Browser Mozilla FireFox,

16).Kemudian Buka Lagi Untuk Mengaktifkan Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Yang sudah di Install Tadi 17).Kalo Instalasi Sukses, Akan Muncul Toolbar tambahan Di Bawah Toolbar Navigasi & Address Bar.

18). Sekarang Browser Mozilla Siap Untuk Digunakan��. :: NOTE :: — Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Ini selain untuk Mengganti Proxy Secara Otomatis Di Browser Mozilla FireFox, Engine-nya Juga Berpengaruh terhadap Kecepatan Koneksi Internet — Cara Ini Sangat Efektif Bila Digunakan Di Warnet Yang Padat Pengunjung untuk Menyedot Bandwidth ( Mayoritas kecepatan akses Internet ) Ke Komputer Yang Sedang Anda Pakai — Perubahan Yang Signifikan Terjadi Pada koneksi Internet Dengan BROADBAND / VSAT

From : http://maridownload.blogspot.com

 

head_and_brainJangankan alam sekitar, diri sendiri kita pun masih banyak menyimpan tanda tanya. Otak manusia bisa disamakan dengan prosesor komputer. Bedanya, kinerja prosesor dapat diuraikan secara logika, sedangkan otak kita tidak.

Ada sepuluh misteri yang masih menyelubungi seluk beluk otak manusia. Ilmuwan masih terus mencoba mencari penjelasan ilmiahnya. Tapi tetap saja misteri itu merupakan rahasia kehidupan ciptaan Tuhan yang luar biasa. Berikut 10 misteri seputar otak manusia yang kita alami sehari-hari, tapi tetap kita tak mampu mencari penyebabnya.

1. Kesadaran

Saat bangun di pagi hari, kita tersadar dari tidur. Menikmati sinar matahari dari celah jendela, udara pagi nan sejuk, dan seterusnya. Kita menyebutnya sebagai kesadaran. Bidang ini memicu topik majemuk yang dibahas ilmuwan sejak zaman dulu. Pakar neurologi mutakhir menjabarkan kesadaran sebagai suatu topik riset realistis.

2. Hidup Membeku

Hidup abadi memang hanya ada dalam khayalan manusia. Namun ilmuwan telah menemukan cryonic, temuan yang mampu membuat manusia memiliki dua kehidupan. Salah satu pusat cryonic adalah Alcor Life Extension Foundation, di Arizona, yang menyimpan tubuh mahluk hidup dalam tabung berisi nitrogen cair dengan suhu minud 320 fahrenheit.

Idenya adalah manusia yang sudah meninggal akibat penyakit akan dicairkan dan dihidupkan kembali di masa mendatang saat penyakit itu sudah bisa disembuhkan. jenazah Ted Williams, pemain baseball kenamaan disimpan di sini. Karena teknologinya belum ditemukan, maka penghidupan kembali belum dilakukan. namun tubuhnya sudah “dilelehkan” dengan suhu yang tepat sehingga sel-selnya membeku dan memecah.

3. Misteri Kematian

Bagaimana manusia menjadi tua? manusia terlahir dengan mekanisme tubuh yang mampu bertahan dari penyakit. Itu sebabnya luka bisa sembuh sendiri wanta diobati. Tapi seiring dengan bertambah usia, mekanisme itu menurun. kenapa bisa begitu? Ada dua teori penjelasannya. Pertama, penuaan adalah bagian dari genetika manusia. Kedia, penuaan adalah hasil dari sel-sel tubuh yang rusak.

4. Alam VS Asuhan

Perdebatan tentang pikiran dan kepribadian manusia masih berkutat antara dua hal di atas. Kepribadian dan pemikiran manusia dikatakan dikontrol oleh gen atau lingkungan?Atau bisa jadi keduanya? Masih belum ada kesepakatan di kalangan ilmuwan tentang hal ini.

5. Pemicu Otak

Tertawa adalah hal yang paling sedikit dipahami dari perilaku manusia. Para ilmuwan menemukan bahwa selama tertawa, ada tiga bagian otak yang terlibat. Pertama, bagian yang berpikir sebelum kita memahami suatu gurauan. Kedua, area yang bergerak untuk memberitahu otot kita untuk melakukan sesuatu. Lalu sebuah area emosional yang menggugah perasaan geli.

John Morreall, ilmuwan peneliti humor dari College of William and Mary, menemukan bahwa tertawa adalah respon bermain atas kisah yang tidak sesuai dengan harapan. Tertawa juga mampu menular pada orang lain.

6. Daya Ingat

Beberapa pengalaman sulit dilupakan, sebaliknya kita justru kerap melupakan hal-hal penting. Bagaimana itu bisa terjadi? menggunakan teknik pencitraan otak, ilmuwan menemukan adanya mekanisme yang bertanggungjawab pada penciptaan dan penyimpanan memori. mereka menemukan hippocampus dan materi abu-abu otak yang berperan sebagai kotak memori. Tapi mengapa ada memori yang mudah diingat dan dipukana, masih tetap jadi misteri.

7. jam Biologis

Otak juga memiliki nukleus suprachiasmatic nucleus alias jam biologi. Bagian ini memprogram tubuh untuk mengikuti irama waktu 24 jam. Jam biologi juga menyesuaikan suhu tubuh, siklus bangun tidur, juga produksi hormon melatonin. Perdebatan terakhir adalah apakah suplemen melatonin mampu mencegah jet lag?

8. Perasaan Dihantui

Diperkirakan 80 persen dari sensasi pengalaman termasuk gatal, tertekan, nyaman dan rasa sakit datang dari bagian tubuh yang hilang. Ada orang yang mengalami adanya organ tubuh mereka yang tidka nampak tapi bisa merasakan. Salah satu penjelasan adalah adanya area syaraf di salah satu organ tubuh yang menciptakan konseksi baru pada saraf tulang belakang dan berlanjut mengirimkan sinyal ke otak.

9. Tidur

Mengapa manusia butuh tidur? Ilmuwan paham bahwa semua mamalia butuh tidur cukup. Tidak cukup tidur berkepanjangan akan menimbulkan halunisasi bahkan kematian. Ada dua tingkatan dalam tidur, yakni tidur yang non-rapid eye movement (NREM), terjadi selama otak memperlihatkan rendahnya aktivitas metabolik. Lalu tidur tingkat rapid eye movement (REM), saat otak masih cukup aktif.

10. Mimpi

Selain tidur, mimpi juga menjadi misteri. Kemungkinannya adalah, bermimpi merupakan latihan otak yang menstimulasi trafik synap antar sel-sel otak. Teori lain mengatakan manusia bermimpi mengenai tugas dan emosinya yang tak sempat diperhatikan selama mereka terjaga di siang hari.

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.com

Kredit foto: www.ucdmc.ucdavis.edu

Dunia brand itu umumnya ‘dunia disiplin’, apalagi menyoal tentang brand identity. Brand identity Kick Andy misalnya, ya “harus” seperti itu di semua aplikasi. Perlu ada alas sepatu berwarna merah. Tampilan logonya menggunakan font yang berasal dari tulisan tangan Andy F Noya, dan “harus” konsisten di manapun juga. Dan jadilah kita ingat dan punya citra yang mantap tentang KICK ANDY kita ini. Apakah disiplin berarti ”kaku”? Onny yang memberi komentar di blog Andy’s Friend bertanya ”Bagaimana keluwesan dapat diterapkan dalam menghadapi pesaing?”. Al Ries dalam bukunya The 22 Immutable Law of Branding menyebutkan bahwa warna korporat dari brand kita sebaiknya berlawanan dengan warna kompetitor. Jadi kalau kompetitor warnanya merah seperti Coca Cola, maka Pepsi kompetitornya harus biru karena dua warna tadi kontras. Kita bisa bertanya iseng ”Bagaimana kalau Coca Cola berubah warna menjadi biru?”. Apakah Pepsi harus ganti warna korporat menjadi merah? Disini letaknya keluwesan dan kedisiplinan bertemu. Pada komentar berikutnya, Onny mempertanyakan bagaimana kalau kompetitor mulai menyerang dan berusaha menjatuhkan brand image. Kembali luwes yang disiplin dibutuhkan disini. Hidup ini panggung kompetisi. Tidak apa-apa ada kompetitor yang menyerang, karena justru dari serangan tersebut membuat kita lebih waspada dan melakukan perbaikan. Bukankah kompetisi itu indah? Tidak perlu dipermasalahkan juga bila kompetitor terus maju, asal kita jauh lebih maju. Kompetisi bisa dianalogikan dengan balap mobil –dan bukan tanding tinju- sehingga kalau ada kompetitor melesat maju maka yang dilakukan bukan menghalang-halangi kompetitor tetapi mengejar ketertinggalan dan berpacu lebih cepat. Betul nggak? Bagaimana kalau kompetitor ’ngebet banget’ dan lalu menjelek-jelekan kita? Apa kita layani seperti tanding tinju atau menghindar? Atau mengelus dada merenungi nasib? Dalam konsep Blue Mountain Strategy, dianjurkan untuk mencari lahan berkompetisi yang masih ’biru’ dan menghindar dari Red Ocean yang ’berdarah-darah’. Sebagai anti-tesis dari Blue Ocean Strategy, saya merekomendasikan Blue Mountain Strategy. Sesungguhnya tidak ada konsep Blue Mountain Strategy, itu hanya ’nama-namaan’ untuk memberi ’rumah’ dari adanya keberagaman strategi. ”Blue Mountain” itu nama daerah pegunungan sekitar 2 jam dari Sidney. Daerah tersebut berkembang baik dan turis bisa berwisata disitu dengan menggunakan banyak cara. Bisa naik sepeda, motor, mobil, kereta api, kereta gantung, mobil off road atau sekadar jalan kaki. Cara mana yang paling baik? Tergantung. Tergantung cuaca, preferensi yang bersangkutan termasuk ketersediaan anggaran. Demikian juga kalau kita diserang kompetitor, ada saatnya kita ’menghindar’ dan menggunakan Blue Mountain Strategy. Apalagi kalau posisi kita tidak cukup nyaman untuk ’head to head’ bersaing dengan kompetitor yang mengganggu. Tetapi ada kalanya kita bersikap ”siapa takut?”, apalagi kalau sebagai pemenang kita terus dicurangi. Tentu saja dengan menggunakan cara-cara berkompetisi yang sehat dan baik. Hanya saja, apapun sikap kita dalam berkompetisi, kebijakan branding semestinya tidak terlalu tergoda. Kalau kompetitor ganti warna, apakah kita juga perlu ganti warna? Dalam hal warna korporat, saya tidak sepaham dengan Al Ries. Tidak harus brand kita ’pontang-panting kedodoran’ menyesuaikan dengan langkah kompetitor. Apalagi kalau kompetitornya sendiri sesungguhnya juga sedang panik. Kalau biasanya kita kenal peribahasa ”guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Nah kalau terjadi saling menyesuaikan warna korporat dengan kompetitor, maka peribahasanya bisa jadi diganti menjadi ”kompetitor kencing berlari, kita terkencing-kencing”. Kebijakan branding tidak boleh ’panas ati’. Kebijakan branding perlu dirumuskan dengan ’cool’ mempertimbangkan beragam aspek eksternal maupun internal. Dan begitu kebijakan brand sudah dirumuskan, kita seluruh anggota organisasi perlu konsisten menjalankan. Kita perlu luwes dengan perubahan situasi kompetisi, tetapi kita harus disiplin menjalankan kesepakatan yang sudah dirumuskan. Itu hakiki ”luwes yang disiplin”. Betul nggak?

One day, the father of a very wealthy family took his son on a trip to the country with the express purpose of showing him how poor people live.

They spent a couple of days and nights on the farm of what would be considered a very poor family.

On their return from their trip, the father asked his son, “How was the trip?”

“It was great, Dad.”

“Did you see how poor people live?” the father asked.

“Oh yeah,” said the son.

“So, tell me, what did you learn from the trip?” asked the father.

The son answered: “I saw that we have one dog and they had four. We have a pool that reaches to the middle of our garden and they have a creek that has no end. We have imported lanterns in our garden and they have the stars at night. Our patio reaches to the front yard and they have the whole horizon.

“We have a small piece of land to live on and they have fields that go beyond our sight.

“We have servants who serve us, but they serve others. We buy our food, but they grow theirs.

“We have walls around our property to protect us, they have friends to protect them.”

The boy’s father was speechless.

Then his son added, “Thanks Dad for showing me how poor we are.”
(Author Unknown)

« Previous PageNext Page »